warning : posting berikut ini adalah pesanan dari seseorang nun jauooh disanao!!
hegh, kok mau saya? yeeeuu, daripada saya ga diakuin jadi kokom surokom lagi!
ceritanya, terjadi pada suatu masa beberapa waktu yang lampau, karena janji yang begitu harus saya tepati sama Mbah Mus, sehingga jumat sore sepulang dari kantor, saya harus benar-benar memaksakan diri menuju bandung ( dibilang maksa, soalnya kalo ke bandung itu saya lebih prefer sabtu pagi, subuh tepatnya..hehe, lancar jaya meeeen, 2 jam nyampe
).
Setelah menyelesaikan ini, itu dan ini itu, yang intinya adalah mengitari kota bandung, ah pokoknya saya ngerasa memori saya terlalu pendek untuk nginget-nginget panjang jalan selama mondar-mandir hari sabtu minggu itu, dari sebelah pasteur ke riung bandung, balik ke buah batu, ke batununggal, buah batu lagi, lanjot ke cijerah. Karena merasa masih cukup waktu pada akhirnya saya memutuskan untuk menengok keponakan cool saya yang rumahnya ada di gunung sonoo no.., * sambilmikir-itunama tempatnya apayaaaa? kok bisa lupa???
Saya cuma inget daerah itu adalah daerah bukit-bukit di bandung sebelah utara. Dulu, saya terkadang *dipaksa atau *maksa nginep di rumah gunung itu, yang jelas dari rumah itu bisa diliat seluruh lanskap kota bandung, apalagi kalo malem…hewwww, lampu kelap-kelipnya meuni romantiss tis tis pisan euuuyyy!!, dan kalo pagi, berkabut…hahaha, kabut tipis kayak asap kopaja kalo di jakarta, cuma beda bau dan suhu saja
.
nah, kebayang dong, begitu pengennya saya ke rumah gunung itu, menikmati angin gunung sambil sok-sok vacation gitu, hakhakhak…. Read the rest of this entry »




Recent Comments